Tips Dan Cara Merawat Kopling Mobil Agar Lebih Awet

By | Desember 29, 2020

Tips Merawat Kopling Mobil

Cara Merawat Kopling Mobil – Pada dasarnya usia maksimal kopling terhitung cukup lama yaitu 20.000-50.000 km. Meskipun begitu Anda harus tetap rutin melakukan perawatan karena jika terlanjur aus bisa berpotensi menyebabkan mogok. Oleh karena itu penting mengetahui tips dan cara merawat kopling mobil agar lebih awet.

Tips Merawat Kopling Mobil

Lakukan 7 tips di bawah ini agar kopling mobil Anda tidak mudah rusak dan lebih tahan lama:

1. Jangan Lakukan Ini Saat Berkendara

Untuk menjaga ketahanan kopling mobil, sebaiknya hindari beberapa hal di bawah ini ketika Anda sedang berkendara:

  • Jangan menaruh kaki di atas pedal kopling ketika sedang berkendara karena meskipun pedalnya hanya tertekan sedikit namun jika berulang berpotensi mempercepat aus.
  • Jangan menahan kopling saat berhenti di tengah tanjakan karena bisa membuat sistemnya panas hingga terbakar. Sebaiknya tahan posisi tersebut menggunakan rem tangan.
  • Jangan terburu-buru saat melepas maupun menginjak pedal kopling. Hal tersebut akan mempengaruhi sentuhan pelat flywheel-nya sehingga justru merusak bagian torsion damper.

2. Hindari Menerjang Banjir

Ketika Anda menerjang banjir maka komponen utama kopling mobil bisa rusak. Jika terpaksa melakukannya maka sebaiknya jangan berhenti atau parkir di tengah kondisi tersebut. Kemudian setelahnya segera bawa ke bengkel.

Perlu Anda ketahui saat kopling tergenang air atau lumpur maka komponen dan sekrupnya bisa menjadi lembab. Hal tersebut akan mempersulit perpindahan transmisi. Oleh karena itu memang lebih aman untuk menghindari banjir saja.

Artikel Terkait: Cara Merawat AC Mobil

3. Sesuaikan Kecepatan dengan Ketepatan Gigi

Saat mengendarai mobil dengan lambat maka sebaiknya juga gunakan gigi yang rendah begitupun sebaliknya. Hindari kebiasaan tidak menurunkan giginya meskipun Anda berkendara dalam kecepatan minimal.

Jika Anda mengendarai mobil dengan lambat namun tidak menurunkan giginya maka akan menimbulkan gesekan keras di bagian kampas kopling sehingga lebih cepat habis sebelum waktunya.

4. Netralkan Transmisi Saat di Lampu Merah

Ketika berhenti sebentar misalnya seperti saat di tengah lampu merah atau tanjakan menahan kopling dalam posisi gigi satu bukanlah ide yang bagus. Hal tersebut justru membuat kinerjanya semakin berat serta menyebabkan kampasnya menipis.

Oleh karena itu sebaiknya netralkan transmisi sebentar sembari mengistirahatkan kaki. setelah lampu berwarna hijau barulah masukan kembali gigi satu dan gas.

5. Jangan Ganti Kampas dengan Bekas atau Pantekan

Biasanya harga kampas bekas yang sudah dipantek sekitar 125-50 ribu. Mungkin saat kondisi kantong sedang kering penawaran tersebut tampak sebagai solusi terbaik, namun tidak ada jaminan mengenai daya kinerjanya bisa bertahan berapa lama sehingga jangan mudah tergoda.

Jika Anda merasa kampas asli terlalu mahal, daripada membeli yang second lebih baik pilih barang aftermarket dari merek ternama. Contohnya seperti Aisin, ACT dan Exedy sehingga kualitasnya masih oke dan awet.

Artikel Terkait: Tips Irit Bensin (BBM) Mobil

6. Rawat Sesuai Jenis Transmisi

Ternyata tips dan cara merawat kopling mobil agar lebih awet untuk transmisi manual dan matic memiliki perbedaan. Usahakan melakukan perawatan sesuai jenisnya sebagaimana berikut.

1. Mobil Manual

Pastikan memasukkan gigi terendah saat akan melajukan mobil. Jika Anda memulai dengan tingkat 2 atau di atasnya maka kopling harus bekerja lebih berat sehingga berpotensi mempercepat aus. Selain itu selalu netralkan giginya ketika ada keperluan untuk berhenti sebentar.

2. Mobil Matic

Pastikan Anda menggunakan oli transmisi yang berkualitas dan jangan sampai tanki kehabisan cairan. Ganti pelumas secara berkala jika jangkauannya sudah mencapai 25000-50000 km. Mulai sekarang sesuaikan gigi dengan peruntukannya karena setiap hurug memiliki fungsi masing-masing.

Huruf D untuk maju, jika berniat mundur gunakan R. Selain itu saat Anda ingin menetralkan posisinya berarti memakai N dan P ketika mobil dalam keadaan terparkir.

Artikel Terkait: Layanan Otomotif dari SEVA.id

7. Rutin Periksa Sistem Kopling

Supaya lebih awet Anda juga perlu memeriksa beberapa sistem kopling mobil secara rutin. Berikut rinciannya:

  • Bagi mobil yang menggunakan minyak kopling periksa kebocoran master kopling bawah saat menginjak pedal.
  • Bagi mobil dengan sistem tali kopling periksa setelan pada bagian pedalnya.
  • Segera ganti seal crankraft belakang jika dari sambungan mesin dan transmisinya Anda melihat kebocoran oli.
  • Saat melakukan service berkala Anda juga perlu memeriksa tekanan pedal kopling karena jika berubah bisa mneyebabkan kaki terasa pegal.

Artikel Terkait: Tips Membeli Mobil Bekas Berkualitas

Itulah beberapa tips dan cara merawat kopling mobil agar lebih awet. mengingat bahwa biaya perbaikan atau penggantian komponen tersebut tidak murah maka sebaiknya mulai sekarang usahakan untuk melakukan perawatan rutin.

Tinggalkan Balasan